Post Details

research
  • 06 Agu 2024

SOSIALISASI PROGRAM AHM PARTNERSHIP dan SAFETY RIDING LEARNING (SRL) SMK BINAAN HONDA JAWA TENGAH

Berkendara adalah ketrampilan penting yang perlu dikuasai oleh para pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) yang akan segera memasuki dunia kerja.

Meski begitu di lapangan banyak sekolah yang belum menganggap pembelajaran ketrampilan berkendara sebagai salah satu pembelajaran yang harus diajarkan.

Sehingga banyak terjadi kecelakaan kerja yang melibatkan pekerja dari lulusan SMK di dunia usaha.

 Mungkin gambar 9 orang, orang belajar dan teks
 
Standarisasi ketrampilan berkendara bagi pelajar menjadi sebuah kebutuhan yang tak terbantahkan, bukan hanya untuk memastikan keamanan mereka saat perjalanan ke sekolah, tetapi juga sebagai bekal penting untuk keselamatan saat mereka bekerja kelak.

Mungkin gambar 5 orang

Adapun Rundown Acara 
Sesi 1
1. Pembukaan
2. Lagu indonesia raya
3. Sambutan kepsek/ wakil
4. Foto bersama
5. Foto leaflet cari_aman
6. Close
Sesi 2
( kelas di bagi 2 kelompok ) jalan pararel jalan bersama sana
✅ kelompok 1
Kelas SRL
Mohon bisa di siapkan sekolah
1. Peserta : 8 siswa FKS dan 2 siswa peserta.
2. Lokasi ; halaman sekolah yang sdh di layout SIM C bisa sementara pakai kapur atau permanen/ tetap
3. Kendaraan 3 motor (usahakan matic atau mix bebek/sport)
4. Helm, jacket, sarung tangan 3 set.
5. print form.penilaian SRL 10 Lembar asa di link tree
✅ kelompok 2
Kelas AHM Partnership
Mohon bisa di siapkan
1. Peserta 2 FKS dan minimal 75 Siswa peserta
2. Lokasi tetap di dalam ruangan pembukaan
3. Materi AHM by Astra
4. Materi Presentasi 10 menit Oleh FKS.
5. Menonton demo SRL di halaman
6. Close

✅ Evaluasi
Tanya jawab
Program SSRM
oleh Kepsek/Waka kesiswaan dan pembina SSRM

Mungkin gambar 4 orang dan orang belajar

"Ada beberapa tujuan dari program SRL SMK Honda yakni, Ketrampilan berkendara yang standar memainkan peran utama dalam melindungi keselamatan pribadi pelajar, memperhatikan keselamatan rekan sesama pelajar. Ketrampilan berkendara yang standar membantu memastikan bahwa setiap pelajar dapat mengemudi dengan memperhatikan keamanan rekan - rekan mereka di sekitar," jelas Bapak Suko Edi selaku Pembina Sekolah Safety Riding Mandiri Jateng.