
Upacara rutin hari senin yang berlangsung di Lapangan Upacara SMK Nasional Pati, Senin (16/10/2023). Bertindak sebagai Pembina Upacara IPTU WAKASAT NARKOBA POLRESTA PATI Indra Irnawan, S.H., M.H. Upacara diikuti oleh seluruh Guru, Karyawan dan peserta didik SMK Nasional Pati. Selain meningkatkan kedisiplinan, upacara bendera merupakan kewajiban bagi peserta didik untuk lebih menumbuhkan semangat kebangsaan.
Selain itu upacara sebenarnya menjadi bagian dari interaksi edukatif serta instrumen atau alat yang cukup efektif untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai tertentu serta upaya mengaktualkan potensi. Dalam upacara bendera sederet acara digelar yang semuanya bermuara pada Pencegahan Perundungan dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika bagi Peserta Didik Jenjang SMK.
Upacara bendera kali ini mengharapkan dengan adanya kegiatan ini akan memberikan wawasan dan edukasi terkait P4GN kepada para siswa serta guru pendamping untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan Pendidikan Kabupaten Pati, Khususnya lingkungan SMK Nasional Pati.
IPTU WAKASAT NARKOBA POLRESTA mengatakan, berbagai jenis perundungan (bullying) semuanya berdampak negatif, serta berbagai cara mencegahnya. Kasus nyata yang terjadi di sekolah-sekolah bisa menjadi pelajaran bagi peserta didik, agar perundungan tidak terulang lagi.
“Bullying tidak bisa dianggap remeh, karena berdampak serius pada korban, baik secara fisik maupun psikologis dan bisa merusak kehidupan. Dampak jangka panjangnya berpotensi mengganggu perkembangan mental dan emosional korban,” kata Indra Irnawan, S.H., M.H
IPTU WAKASAT NARKOBA POLRESTA juga berharap dengan adanya kegiatan ini akan menjadi langkah awal dalam mencegah insiden bullying di sekolah-sekolah di Kabupaten Pati.
Selesai Upacara dilanjutkan pembacaan Ikrar Anti Perundungan yang dibacakan Indra Irnawan, S.H., M.H dan ditirukan seluruh peserta didik, Kepala Sekolah , Guru, dan Karyawan SMK Nasional Pati.
KOMENTARI TULISAN INI